Panduan Mikhmon Standard
Panduan Resmi Pemula Mikhmon Online
Flow belajar dari nol, ringkas, dan mudah diikuti untuk yang baru mulai bisnis hotspot.
1. Persiapan Awal
Langkah awal sebelum konfigurasi supaya proses belajar lebih lancar untuk pemula.
Sub Langkah
Cek perangkat utama: MikroTik, laptop, dan koneksi internet.
Siapkan data login dasar router di catatan khusus.
Pastikan Winbox sudah bisa masuk ke router.
Rapikan nama perangkat dan catatan agar tidak tertukar.
Pengingat Keamanan:
Ganti password default router sebelum lanjut ke tahap berikutnya.
Screenshot Terkait
Login Admin Mikhmon.
2. Aktivasi VPN
Aktivasi VPN dilakukan melalui detail akun yang dibagikan langsung lewat WhatsApp.
Sub Langkah
Hubungi admin melalui WhatsApp untuk meminta detail akun VPN.
Simpan detail akun VPN yang Anda terima di catatan pribadi.
Ikuti arahan singkat aktivasi sesuai format yang diberikan admin.
Konfirmasi kembali ke admin jika status koneksi sudah aktif.
Pengingat Keamanan:
Jangan screenshot atau membagikan detail akun VPN ke pihak lain.
Screenshot Terkait
Login Admin Mikhmon.
3. Tata Cara Pemasangan VPN (L2TP & SSTP)
Panduan ini khusus untuk pemula. Gunakan detail akun dari WhatsApp dan ikuti langkah secara urut.
A. L2TP Client
Buka Winbox lalu login ke MikroTik Anda.
Masuk ke menu PPP.
Pilih tab Interfaces, klik tombol +, lalu pilih L2TP Client.
Isi Connect To dengan: mikhmonserv.com.
Isi User dan Password sesuai detail akun dari WhatsApp.
Pastikan interface dalam keadaan Enabled, lalu klik Apply dan OK.
Cek Berhasil
Status interface L2TP berubah menjadi running/connected.
Di menu PPP Active Connections muncul koneksi aktif.
Router terbaca online di Mikhmon.
B. SSTP-Client
Buka Winbox lalu login ke MikroTik.
Masuk ke menu PPP.
Pilih tab Interfaces, klik +, lalu pilih SSTP-Client.
Isi Connect To dengan: mikhmonserv.com.
Isi Port dengan: 456.
Isi User dan Password sesuai detail akun dari WhatsApp.
Klik Apply lalu OK, kemudian cek status sampai connected.
Catatan Penting:
Untuk SSTP gunakan port 456. Jangan ubah port proxy 443 karena 443 tidak boleh diubah.
Cek Berhasil
Status interface SSTP menjadi running/connected.
Active Connections menampilkan koneksi SSTP aktif.
Router bisa terbaca normal di Mikhmon.
Cara Memastikan VPN Sudah Aktif
Status VPN tidak lagi disconnected.
Koneksi terlihat stabil, tidak putus-nyambung berulang.
Data router bisa dipantau dari sisi Mikhmon.
Ciri-ciri VPN Gagal
Status tetap disconnected.
Muncul gagal login (username/password salah).
Koneksi mencoba terus tetapi tidak pernah connected.
Router tidak muncul online di Mikhmon.
Kesalahan Umum Pemula
Salah ketik mikhmonserv.com.
Salah menyalin username atau password dari WhatsApp.
Lupa mengaktifkan interface VPN setelah membuat koneksi.
Salah isi port SSTP (seharusnya 456).
Mengubah port proxy 443. Port 443 tidak boleh diubah.
Mengisi port custom di panel Mikhmon padahal tidak perlu.
Catatan Panel Mikhmon:
IP MikroTik (Host) cukup isi mikhmonserv.com.
Tidak perlu menambahkan port walaupun di detail akun ada port API, karena pengaturan port API sengaja disamarkan dari akses publik.
Screenshot Terkait
Form Session Settings router.
4. Login Mikhmon
Masuk ke Mikhmon menggunakan URL dari WhatsApp, lalu sambungkan router terlebih dulu sebelum masuk ke halaman operasional.
Sub Langkah
Buka detail akun dari WhatsApp, lalu salin URL Mikhmon yang diberikan.
Akses URL tersebut melalui browser.
Login standar menggunakan Username: mikhmon.
Masukkan Password: 1234 lalu login.
Setelah login, buka bagian router/session lalu tambahkan atau pilih router Anda.
Pengingat Keamanan:
Setelah login pertama, segera ganti password agar akun tetap aman.
Screenshot Terkait
Login Admin Mikhmon.
Session Settings
Panduan pengisian halaman Session Settings dengan bahasa sederhana untuk pemula.
1. Session
Apa itu Session Name? Session Name adalah nama profil koneksi router Anda di Mikhmon.
Contoh pengisian:
Cabang Pusat
WiFi Kantor
Router Toko A
Tips penamaan:
Pakai nama lokasi/cabang supaya mudah dicari.
Gunakan nama konsisten, misalnya: NamaLokasi - Router1.
2. MikroTik
IP MikroTik (Host): isi cukup mikhmonserv.com.
Tidak perlu menambahkan port walaupun di detail akun terdapat port API, tujuannya untuk menyamarkan akses API dari publik.
Username: isi user API MikroTik (bukan login panel Mikhmon).
Password: isi password untuk user API MikroTik tadi.
Urutan tombol yang benar:
Save (simpan dulu konfigurasi).
Ping (cek koneksi dasar).
Connect (hubungkan router).
Catatan penting: VPN harus dalam keadaan CONNECTED sebelum klik Connect .
3. Mikhmon Data
Hotspot Name: nama bisnis hotspot atau personal branding Anda, bukan nama teknis router.
Contoh: IndraNet, WiFi Desa Maju, SJK.NET, Zona WiFi Indra.
Nama ini tampil di voucher, laporan, dan dashboard.
Gunakan nama yang mudah dikenali pelanggan.
DNS Name: domain/login page hotspot (jika ada). Jika tidak punya domain sendiri, boleh dikosongkan atau isi sesuai yang dipakai.
Currency: mata uang yang dipakai, misalnya Rp.
Auto Load: reload otomatis dashboard setiap beberapa detik.
Idle Timeout: waktu auto logout jika tidak ada aktivitas.
Traffic Interface: interface internet utama yang ingin dipantau (biasanya ether1 atau interface WAN).
Live Report: fitur laporan realtime, disarankan Enable .
Tanda Berhasil
Status berubah menjadi connected.
Tidak ada error merah.
Data router muncul.
Jika Gagal
VPN belum connected.
API MikroTik belum aktif.
Username/password API salah.
Salah isi host/IP (seharusnya mikhmonserv.com).
Screenshot Terkait
Form Session Settings router.
5. Dashboard Mikhmon Online
Panduan sangat sederhana untuk pemula yang baru pertama kali masuk dashboard setelah router connect.
1. Apa Itu Dashboard
Dashboard adalah halaman utama untuk melihat kondisi router dan bisnis hotspot secara ringkas.
2. Isi Dashboard
A. Active User
Artinya jumlah user yang sedang online sekarang.
Penting untuk melihat layanan berjalan normal atau tidak.
Contoh normal: jam ramai user naik, malam hari user turun.
B. CPU Load
Artinya beban kerja router saat ini.
Biasanya aman kalau tidak tinggi terus-menerus.
Perlu waspada jika tinggi terus dalam waktu lama.
C. Memory / Resource
Memori dipakai router untuk menjalankan proses.
Jika hampir penuh, router bisa terasa lambat.
Pantau rutin agar performa tetap stabil.
D. Interface / Traffic
Grafik naik turun artinya pemakaian internet berubah.
Naik tinggi biasanya saat pengguna ramai.
Turun rendah biasanya saat kondisi sepi.
E. Hotspot Status
Menunjukkan server hotspot aktif atau tidak.
Biasanya terlihat juga jumlah user hotspot yang aktif.
F. PPPoE Status (Jika digunakan)
Menunjukkan jumlah pelanggan PPPoE yang online.
Membantu melihat user aktif secara cepat.
3. Cara Membaca Kondisi
Jika user banyak tapi CPU normal, kondisi umumnya aman.
Jika CPU tinggi terus, berarti router perlu dicek.
Jika user tiba-tiba nol padahal biasanya ramai, cek koneksi terlebih dulu.
4. Hal yang Boleh dan Tidak Boleh
Boleh
Monitoring kondisi.
Cek status layanan.
Refresh untuk update data.
Tidak Boleh
Mengubah setting router sembarangan.
Menghapus data tanpa tahu fungsinya.
5. Tips Pemula
Cek dashboard minimal 2x sehari.
Jangan panik jika grafik naik turun.
Fokus ke kestabilan, bukan angka sesaat.
Screenshot Terkait
Dashboard utama setelah router session terbuka.
6. Profil Paket & Voucher Hotspot
Panduan lengkap untuk membuat profile hotspot dan generate voucher dengan bahasa sangat sederhana.
Hotspot Profile
Menu: User Profile → Add Profile
1. Name
Nama paket hotspot yang akan Anda jual ke pelanggan.
Contoh: Contoh: 2Jam_5Rb, 1Hari_10Rb, Unlimited_1Hari
2. Address Pool
Sumber IP untuk user hotspot. Untuk pemula biasanya bisa dibiarkan default/none jika tidak ada setting khusus.
Contoh: Gunakan none jika belum memakai pembagian IP khusus.
3. Shared Users
Menentukan 1 akun bisa dipakai berapa perangkat.
Contoh: 1 = 1 perangkat, 2 = bisa dipakai 2 perangkat.
4. Rate Limit [up/down]
Batas kecepatan internet paket. Tulis dalam format upload/download.
Contoh: Contoh: 512k/1M, 1M/2M, 2M/5M. Jika terlalu besar, bandwidth cepat habis dan user lain bisa melambat.
5. Expired Mode
Aksi sistem saat masa aktif voucher habis.
Contoh: Remove: user dihapus. Notice: user tetap ada untuk pengecekan. Record: data user disimpan sebagai arsip.
6. Price Rp
Harga modal (opsional) untuk catatan internal.
Contoh: Boleh dikosongkan jika belum dipakai.
7. Selling Price Rp
Harga jual voucher ke pelanggan.
Contoh: Isi sesuai harga jual paket, misalnya 5000, 10000, 20000.
8. Lock User
Mengunci akun agar tidak mudah dipakai bergantian di banyak perangkat.
Contoh: Disarankan aktif untuk paket voucher reguler.
9. Parent Queue
Pengelompokan antrian bandwidth tingkat lanjut.
Contoh: Untuk pemula biasanya pilih none.
Generate User
Menu: Users → Generate
1. Qty
Jumlah voucher yang ingin dibuat sekaligus.
2. Server
Pilih server hotspot yang aktif.
3. User Mode
Pilih Username & Password. Ini paling umum karena mudah dipakai saat cetak voucher.
4. Name Length
Panjang karakter voucher (kode user).
5. Prefix
Awalan kode voucher, contoh: INDR, NET, WIFI. Bagus untuk branding.
6. Character
Pilih random abcd agar kode voucher lebih unik.
7. Profile
Pilih profile paket yang sudah dibuat di User Profile.
8. Time Limit
Batas waktu voucher, contoh: 2h (2 jam), 1d (1 hari), 3d (3 hari).
9. Data Limit
Batas kuota data (opsional).
10. Comment
Catatan internal untuk membedakan batch voucher.
Contoh Paket Siap Pakai
Paket 2 Jam
Name: 2Jam_5Rb
Shared Users: 1
Rate Limit: 1M/2M
Expired Mode: Remove
Selling Price: 5000
Paket 1 Hari
Name: 1Hari_10Rb
Shared Users: 1
Rate Limit: 2M/5M
Expired Mode: Remove
Selling Price: 10000
Paket 3 Hari
Name: 3Hari_25Rb
Shared Users: 1
Rate Limit: 2M/5M
Expired Mode: Notice
Selling Price: 25000
Setelah Generate
Buka User List untuk memastikan voucher sudah terbentuk.
Gunakan menu Print untuk mencetak voucher.
Gunakan QR jika tersedia untuk memudahkan login pelanggan.
Cek menu Hotspot Active untuk melihat user yang sedang online.
Tips Pemula
Mulai dari paket sederhana dulu agar mudah dipantau.
Jangan set kecepatan terlalu tinggi di awal.
Gunakan Lock User untuk mengurangi akun dipakai bersama.
Cek dashboard secara rutin agar kondisi layanan tetap stabil.
Screenshot Terkait
Daftar profile paket hotspot.
Form Add Profile hotspot.
Form Generate User voucher hotspot.
Daftar voucher berdasarkan profile.
7. PPPoE
Panduan ini membantu pemula memahami batasan PPPoE di Mikhmon versi standard.
PPPoE di Mikhmon Versi Standard
Di Mikhmon versi standard, fitur PPPoE belum punya sistem otomatis untuk pengelolaan user Secret yang sudah expired.
User Secret expired belum terkelola otomatis penuh.
Pemantauan dan pembersihan user expired masih perlu pengecekan manual.
Untuk skala pelanggan lebih besar, cara manual bisa memakan waktu.
Untuk Fitur PPPoE yang Lebih Lengkap
Alur pengelolaan PPPoE lebih lengkap dan terarah.
Lebih cocok untuk operasional pelanggan yang terus bertambah.
Membantu admin bekerja lebih cepat dan rapi.
Rekomendasi:
Jika Anda fokus ke layanan PPPoE, disarankan upgrade ke Mikhmon Online Extreme Edition.
Screenshot Terkait
Daftar PPP Profiles.
Daftar PPP Secrets (users).
Daftar pelanggan PPP offline.
FAQ Pemula
Pertanyaan paling umum untuk pengguna yang baru mulai menggunakan Mikhmon Standard.
Saya benar-benar baru, mulai dari bagian mana?
Mulai dari Persiapan Awal lalu ikuti urutan section dari atas ke bawah.
Apakah harus paham jaringan dulu?
Tidak. Panduan ini dibuat untuk yang baru paham dasar Winbox.
Kalau VPN belum aktif, bisa lanjut tambah router?
Sebaiknya tidak. Aktifkan VPN dulu agar koneksi lebih aman dan stabil.
URL login Mikhmon saya dapat dari mana?
URL Mikhmon ada di detail akun yang dikirim melalui WhatsApp.
Kenapa setelah login belum langsung masuk dashboard?
Karena router perlu dipilih atau ditambahkan dulu agar sesi Mikhmon aktif dengan benar.
Setelah berhasil login, langkah berikutnya apa?
Pilih router, cek koneksi, lalu mulai buat paket dan voucher uji coba sebelum operasional penuh.
Kenapa password default tidak boleh dipakai?
Karena mudah ditebak dan berisiko membuat router diambil alih.
Kapan saya bisa mulai jual voucher?
Setelah router terhubung dan kondisi di dashboard terlihat aman.
Untuk PPPoE, apakah versi standard sudah otomatis mengelola Secret expired?
Belum otomatis penuh. Untuk fitur PPPoE lebih lengkap, disarankan upgrade ke Mikhmon Online Extreme Edition.
Kalau lupa alur langkah, harus ke mana?
Gunakan Daftar Section di halaman ini, lalu kembali ke FAQ jika bingung.
Jika terjadi kendala, apa yang harus dicek dulu?
Cek ulang urutan section, status koneksi, lalu lihat FAQ sebelum minta bantuan.